Skip Preloader

SECUB Story Telling Competition STIK Muhammadiyah Pontianak

Berita

SECUB Story Telling Competition STIK Muhammadiyah Pontianak

Story telling competition adalah lomba tahunan bagi organisasi SECUB STIK Muhammadiyah Pontianak, dimana lomba tersebut mengundang seluruh sekolah SMA Se-Kalimantan Barat untuk lomba bercerita dalam bahasa inggris. Ketua dalam lomba S2TC ini diketuai oleh Raihan Syawalana, adapun Ketua SECUB nya Setiawati Lestari. ”Acara ini berjalan dengan sukses, ya, walaupun ada hambatan tetapi berjalan dengan lancar acara nya, banyak-banyak  berterimaksih pada panitia, bagi sekolah sekolah yang berpatisipasi dalam ikut lomba tersebut, dan congratulation bagi pemenang” ujar Setia , Minggu (24 Februari 2019) . Banyak murid-murid yang terkesan oleh acaranya tersebut, perwakilan yang ikut lomba mengatakan kesan dan pesan terhadap lomba tersebut dia mengatakan “ Terimakasih kk, sudah mengundang sekolah kami untuk acara ini. Semoga lomba story telling competition ini akan diadakan lagi ditahun depan, ini sangat seru kk. Apalagi kami ketemu teman baru dari mana -mana gitu dan kami diajak tour lagi , senang deh kk kami ikut lomba ini. Ujar salah satu peserta lomba.

Adapun pesan dan kesan jur-juri dalam story telling competition” acara kalian ini sangat bagus dan apalagi sekarang story telling sekarang jarang dilombakan ,hanya kampus STIK english club yang masih mempertahankan strory telling ini. Dan Mr. Rizal, memberikan saran kepaa panitia, alangkah lebih baik jika kalian mengubah sedikit contohnya speech gitu tapi ada unsur story telling, itu lebih bagus . Juri selanjutnya menambahkan” Iya kk, ini acara kamu sudah bagus, coba kamu tambahkan atau ada sedikit perubahan jangan story tellingnya cerita-cerita yang sering digunakan , coba suruh peserta story telling temanya itu budaya lokal di kalimantan barat, karena  budaya kita kan banyak, ada cina, ada dayak, ada melayu , dan sebagainya. Jadi biar kami juri-juri bisa nilai dengan baik, kalau yang sudah sering di ceritakan diinternet itu biasanya kami bingung mau mengasi nilai berapa dan nyari kesahannya itu susah juga, itu lah yang dikatakan oleh Ms. Melti  Sebagai juri. 

Story telling competition adalah lomba tahunan bagi organisasi SECUB STIK Muhammadiyah Pontianak, dimana lomba tersebut mengundang seluruh sekolah SMA Se-Kalimantan Barat untuk lomba bercerita dalam bahasa inggris. Ketua dalam lomba S2TC ini diketuai oleh Raihan Syawalana, adapun Ketua SECUB nya Setiawati Lestari. ”Acara ini berjalan dengan sukses, ya, walaupun ada hambatan tetapi berjalan dengan lancar acara nya, banyak-banyak  berterimaksih pada panitia, bagi sekolah sekolah yang berpatisipasi dalam ikut lomba tersebut, dan congratulation bagi pemenang” ujar Setia , Minggu (24 Februari 2019) . Banyak murid-murid yang terkesan oleh acaranya tersebut, perwakilan yang ikut lomba mengatakan kesan dan pesan terhadap lomba tersebut dia mengatakan “ Terimakasih kk, sudah mengundang sekolah kami untuk acara ini. Semoga lomba story telling competition ini akan diadakan lagi ditahun depan, ini sangat seru kk. Apalagi kami ketemu teman baru dari mana -mana gitu dan kami diajak tour lagi , senang deh kk kami ikut lomba ini. Ujar salah satu peserta lomba.

Adapun pesan dan kesan jur-juri dalam story telling competition” acara kalian ini sangat bagus dan apalagi sekarang story telling sekarang jarang dilombakan ,hanya kampus STIK english club yang masih mempertahankan strory telling ini. Dan Mr. Rizal, memberikan saran kepaa panitia, alangkah lebih baik jika kalian mengubah sedikit contohnya speech gitu tapi ada unsur story telling, itu lebih bagus . Juri selanjutnya menambahkan” Iya kk, ini acara kamu sudah bagus, coba kamu tambahkan atau ada sedikit perubahan jangan story tellingnya cerita-cerita yang sering digunakan , coba suruh peserta story telling temanya itu budaya lokal di kalimantan barat, karena  budaya kita kan banyak, ada cina, ada dayak, ada melayu , dan sebagainya. Jadi biar kami juri-juri bisa nilai dengan baik, kalau yang sudah sering di ceritakan diinternet itu biasanya kami bingung mau mengasi nilai berapa dan nyari kesahannya itu susah juga, itu lah yang dikatakan oleh Ms. Melti  Sebagai juri. 

Tags: , , , ,

Comments
Leave a Comment